Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan

Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang

Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang,-

Pada postingan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu kecelakaan akibat terjadinya perang, yaitu korban ledakan bom nuklir. Sebelum lanjut ke Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang kita paparkan dulu Fase-Fase Kecelakaan Ketika Terjadinya Bencana Perang.

Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang

Berikut Adalah Fase-Fase Kecelakaan Ketika Terjadinya Bencana Perang:

Ada tiga fase kecelakaan akibat adanya ledakan bom nuklir, yaitu;

Kecelakaan karena ledakannya: Kecelakaan ini disebabkan adanya pengaruh daya tarik-menarik gelombang ledakan, yang mencabut pohon-pohon, merobohkan rumah-rumah, dan menghancurkannya. Ledakan ini dapat menyebabkan kecelakaan yang dahsyat.

Kecelakaan karena panas: Suhu panas yang dihasilkan ledakan nuklir sangat dahsyat, yaitu mencapai 1.000.000 oC pada pusat ledakan. Panas ini akan menyebabkan luka bakar yang hebat pada korban ledakan. Cahaya ledakan juga begitu terang, sehingga dapat membutakan mata relanjang yang melihat “bola api” tersebut.

Kecelakaan karena radiasi nuklir: Sinar radioaktif dapat menembus jaringan dalam tubuh, sehingga merusak berbagai organ yang ada di dalamnya. Pengaruh radiasi nuklir terhadap tubuh manusia berbeda menurut dosis radiasi.

  • Dalam dosis tinggi, yang paling banyak dipengaruhi radiasi ini ialah urat saraf. Orang dapat pingsan dan menggelepar dalam beberapa menit, sehingga meskipun dapat dirawat, korban tetap akan meninggal dalam beberapa jam.
  • Dalam dosis sedang, alat pencernaanlah yang pertama mengalami kerusakan. Rasa mual dan muntah segera dirasakan korban sesudah terkena sinar. Gejala ini dilanjutkan dengan diare karena lapisan usus sudah rusak. Walaupun pasien dirawat dengan saksama di rumah sakit, namun jaringan penghasil darah sudah rusak, sehingga kematian menantinya dalam dua minggu.
  • Dalam dosis kecil, jaringan penghasil darah yang pertama mendapat kerusakan. Dalam hal ini, ada beberapa orang yang dapat disembuhkan. Sementara, korban yang lain meninggal dalam beberapa minggu. Hanya pada kelompok ketiga ini, kita dapat melakukan upaya pengobatan

Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang

Tindakan / Pertolongan yang Harus Dilakukan Ketika Terjadinya Bencana Perang

  • Biarlah korban beristirahat sebanyak-banyaknya
  • Dengan alat pendeteksi radiasi, ukurlah kadar radioaktif pada pakaian, kulir, dan rambut pasien. Buanglah pakaian yang sudah tertular tersebut dengan segera. Pencemaran kulit oleh radiasi dapat diatasi clengan mencuci kulit sampai bersih dengan mepggunakan air sabun, kemudian membuang air yang sudah digunakan tersebut. Dalam beberapa kasus, lebih baik mencukur gundul rambut pasien. Lambat dalam mengambil tindakan, berarti menambah kerusakan organ tubuhnya.
  • Jikalau mungkin, pasien harus dirawat di rumah sakit, sehingga dapat dilakukan tes laboratorium. Tes tersebut dapat digunakan untuk menentukan tingkatan radiasi, sehingga diketahui perkembangannya.
  • Lakukan perawatan yang mencakup transfusi darah dan pengendalian infeksi. Karena jaringan penghasil sel darah sudah rusak, maka pasien tidak akan sanggup lagi menghasilkan antibodi untuk memerangi infeksi. Oleh karena itu, ia harus ditempatkan di ruang yang bebas kuman.

Itulah Postingan Mengenai Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang mudah-mudahan postingan ini bermanfaat. Aamiin

Pertolongan Ketika Terjadinya Bencana Perang

harga, pemesanan agaricpro

Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan